REGIONALSULAWESI.ID| Jakarta- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, menyerahkan sertipikat tanah kepada masyarakat di 26 Provinsi secara virtual melalui video konferensi dari Istana Negara, Jakarta, Selasa (04/01/2020). Hadir pula secara langsung di Istana Negara 30 penerima sertipikat tanah berasal dari Provinsi Jawa Barat dan Banten yang mewakili 584.407 penerima sertipikat di seluruh Indonesia.

“Penyerahan sertipikat tanah ini adalah komitmen pemerintah untuk terus mempercepat pensertipikatan tanah di seluruh Indonesia. Saya betul-betul ingin semua sertipikat tanah sudah diterima dan dipegang oleh masyarakat,” ungkap Presiden sambil melihat layar monitor memastikan penerima sertipikat tanah yang mengikuti jalannya acara penyerahan melalui konferensi video sudah memegang sertipikatnya.

Presiden mengungkapkan bahwa target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di tahun 2020 seharusnya sebanyak 11 juta bidang tapi dikarenakan adanya Pandemi Covid-19 yang terealisasi hanya 6,8 juta bidang. “Saya yakin kalau keadaannya normal pasti bisa melampauinya, karena target yang saya berikan di tahun-tahun sebelumnya Kementerian ATR/BPN selalu bisa melampaui”, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Presiden menceritakan bahwa ketika turun ke daerah kerap kali ia menemui keluhan masyarakat mengenai sengketa dan konflik pertanahan yang kadang berakhir panjang di pengadilan. Maka dari itu, untuk menjamin kepastian hukum atas hak tanah yang dimiliki masyarakat, Presiden meminta mempercepat pensertipikatan tanah di Indonesia.

“Saya sudah sampaikan pada Pak Menteri ATR/Kepala BPN coba dihitung seluruh tanah air ini bisa selesai tersertipikasi semua kapan agar masyarakat merasa memiliki tanah, lalu dengan target yang telah ditetapkan dan sudah dijalankan, Pak Menteri ATR/Kepala BPN mengatakan bahwa tahun 2025 InsyaAllah seluruh masyarakat sudah pegang sertipikat tanah semua”, ujar Presiden Jokowi.

Tak lupa Presiden mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN terlebih kepada petugas ukur yang tak pernah lelah mengukur setiap inci seluruh tanah air di Indonesia. “Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN, dari Kantor Wilayah BPN Provinsi, Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota atas kerja kerasnya. Saya tahu kalian telah bekerja pagi, siang, malam mengerjakan target yang saya berikan. Ada yang ke daerah masuk ke tempat yang tidak ada jalannya, membawa teodolit untuk mengukur tanah, itu merupakan pekerjaan yang sangat berat karena negara ini negara yang sangat besar”, ungkapnya.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil yang berkesempatan memberikan laporan di hadapan Presiden Jokowi mengatakan bahwa pembagian sertipikat adalah bagian dari stimulus untuk meningkatkan perekonomian rakyat di tengah pandemi Covid-19. “Karena dengan sertipikat rakyat berkesempatan mendapatkan akses permodalan”, ujarnya.

(sp/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini