Ilustrasi: Garuda Pancasila, Asesor: Fredrich Kuen, M.Si, dan peserta uji kompetensi berlisensi BNSP (penulis).
Ilustrasi: Garuda Pancasila, Asesor: Fredrich Kuen, M.Si, dan peserta uji kompetensi berlisensi BNSP (penulis).

Meraih Kompetensi di Hari Kesaktian Pancasila 

Diposting pada

MAKASSAR | Jelang pagi di hari Sabtu tanggal 01 Oktober 2022, beberapa wartawan alias peserta uji telah mempersiapkan dua bundelan yang dijinjing menuju uji kompetensi berlisensi.

Selain uji dalam hal portofolio, juga para wartawan harus melalui lanjutan tahapan uji yakni zona observasi, interview, simulasi dan unjuk kerja link.

Tahapan-tahapan itulah yang harus dilakoni para wartawan dalam berjuang menuju apresiasi pengakuan dan reward Logo Burung Garuda.

Apalagi para wartawan yang melakoni tahapan tersebut dengan penuh kesabaran dan kesyukuran tepat dengan Hari Kesaktian Pancasila yang merupakan momen spesial bagi mereka.

Di momen spesial itu tampak Asesor menanti para wartawan (peserta uji) di ruang asesmen untuk diproses dan diverifikasi dua bundelan yang selanjutnya masuk dalam tahapan uji kompetensi. Asesor terlihat tegas dan sangat memadai melayani para peserta dalam proses asesmen atau penilaian kinerja.

Inilah pagelaran uji kompetensi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga penyelenggara uji, LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Pers Indonesia serta TUK (Tempat Uji Kompetensi) YPMPK, yang penulis menilai sebagai momen sejarah dalam perjuangan meraih kompetensi di Hari Kesaktian Pancasila pada 01 Oktober 2022.

Diakhir tulisan singkat ini, penulis mencoba mengutip kata bijak dari  wartawan senior Rosihan Anwar (alm), yang bisa menjadi motivasi bagi kita semua di dunia pers; “Kapanpun zamannya, wartawan harus dituntut kompeten, yakni berwawasan keilmuan, profesional dan beretika, jika tidak maka matilah jurnalisme ini.”

 

Penulis: Lukman Hakim (Wartawan)

Portal berita bernama regionalsulawesi.id dengan tagline; Tajam Sudut Pandang Dunia